Pelatih Atletik Terbaik Asia: Bob Hasan Bapak yang Tulus

Eni berpendapat Bob Hasan selalu sepenuh hati mendukung para atlet.

dok. pribadi
Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto (kemeja biru) melayat jenazah Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan di Jakarta, Selasa (31/3).
Rep: Muhammad Ikhwanuddin Red: Gilang Akbar Prambadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional atletik Indonesia, Eni Nuraeni menyebut almarhum Bob Hasan sebagai sosok bapak yang sangat memerhatikan seluruh anaknya di tim. Eni sangat berduka setelah mendengar Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) itu meninggal dunia, Selasa (31/3).


"Beliau adalah seorang bapak yang begitu penuh perhatian mengurus kami, tanpa pamrih, beliau juga seorang motivator, semoga almarhum husnul khotimah," kata Eni kepada Republika, Selasa (31/3).

Selama memimpin PB PASI, Eni berpendapat almarhum Bob Hasan selalu sepenuh hati mendukung para atlet tampil di pentas internasional. Nama besar salah satu atlet lari, Lalu Muhammad Zohri pun merupakan buah usaha Bob Hasan di balik layar.

Tak hanya bagi atlet, sebagai pelatih Eni juga merasa sangat dibantu oleh Bob Hasan. Sebab, Eni yang memiliki latar belakang renang justru ikut jatuh hati ke bidang atletik yang kini ia geluti. Eni berkembang hingga berhasil menyabet gelar Pelatih Terbaik Asia 2018 oleh Asosiasi Atletik Asia (AAA).

"Beliau selalu mengim kami untuk mengikuti penataran pelatih di dalam negri maupun diluar negeri sehingga ilmu kami bertambah untuk bisa meningkatkan prestasi atlet," ucapnya.

Bob Hasan memimpin PB PASI pada periode 2016-2020. Ia sudah menduduki jabatan strategis di federasi atletik sejak 1982. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada 16 Maret 1998-Mei 1998.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler