Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Sekar Telkom: Program CSR Telkom tidak Diskriminatif

Senin 23 April 2018 12:13 WIB

Red: Nidia Zuraya

Ketua Umum Sekar Asep Mulyana (kedua dari kanan) dan Dirut Telkom Alex J Sinaga (kedua dari kiri) usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) VII disaksikan oleh Direktur Human Capital Telkom Herdy Harman (paling kiri) serta Pengurus DPP dan DPW Sekar Telkom.

Ketua Umum Sekar Asep Mulyana (kedua dari kanan) dan Dirut Telkom Alex J Sinaga (kedua dari kiri) usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) VII disaksikan oleh Direktur Human Capital Telkom Herdy Harman (paling kiri) serta Pengurus DPP dan DPW Sekar Telkom.

Foto: Dok Sekar Telkom
Pengelolaan bisnis Telkom telah dilakukan secara profesional dan transparan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terkait dengan berbagai tuduhan negatif  yang akhir-akhir ini banyak ditujukan terhadap PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Ketua Umum Serikat Karyawan Telkom Asep Mulyana menyesalkan segala tuduhan yang tidak berpijak terhadap fakta. Ia menegaskan tidak ada pihak yang lebih tahu kondisi Telkom selain orang Telkom sendiri.

“Kami Sekar Telkom adalah wadah satu-satunya karyawan Telkom dimana salah satu fungsinya adalah pengawal Good Corporate Governance di Telkom dan telah menjalankan fungsi tersebut dengan ketat. Tuduhan dan penilaian negatif pihak eksternal terhadap Telkom akhir-akhir ini bersifat tendensius, sepotong-sepotong dan tidak sesuai fakta yang sebenarnya,” ujar Asep di Jakarta, Ahad (22/4).

Dikatakan Asep, Sekar Telkom memiliki sikap yang jelas dan profesional, tidak bisa disetir oleh manajemen. Sekar juga selalu menempatkan diri di atas kepentingan perusahaan dan karyawan untuk memperjuangkannya kepada manajemen.

“Dalam kaitan hal ini manajemen tetap menghargai kami sebagai mitra sejajar dan memiliki itikad baik untuk selalu menuntaskan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Sekar dan Manajemen yang memuaskan kedua pihak,” kata Asep.

Selain itu, Asep menilai pengelolaan bisnis perusahaan telah dilakukan secara profesional dan transparan. “Sebagai salah satu contoh pada saat terjadinya gangguan satelit Telkom 1, Sekar ikut terlibat mengawasi pelaksanaan recovery dan kami melihat upaya yang serius dan profesional dari manajemen untuk memberikan informasi secara transparan kepada publik” lanjutnya.

Pengelolaan perusahaan juga  berdampak positif secara sosial dimana tidak pernah ada diskriminasi, baik terkait antar agama, suku, maupun golongan. Begitupun program-program Corporate Sosial Responsibilty (CSR) perusahaan telah berjalan di seluruh wilayah Indonesia dengan proporsional dan berimbang, seperti program-program Telkom Group Berbagi Ramadhan dan Idul Fitri yang berjalan setiap tahunnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES