Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Digital Amoeba Telkom Bawa Perubahan Besar

Selasa 06 Maret 2018 11:16 WIB

Red: Gita Amanda

 Executive General Manager (EGM) Divisi Digital Service Telkom Indonesia, Arief Musta'in, di sela-sela Digital Amoeba Festival 2 di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (28/2) lalu.

Executive General Manager (EGM) Divisi Digital Service Telkom Indonesia, Arief Musta'in, di sela-sela Digital Amoeba Festival 2 di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (28/2) lalu.

Foto: Telkom Group
Dalam setahun program telah berhasil meluncurkan 17 produk baru dari 60 tim binaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Digital Amoeba (digitalamoeba.id), merupakan program Corporate Innovation Lab Telkom Indonesia yang bertujuan mengakselerasi inovasi dari karyawan Telkom. Program tersebut kini mulai menunjukkan dampak terhadap bisnis perusahaan.

Setahun berjalan, program yang memungkinkan karyawan Telkom untuk mendirikan rintisan (startup) digital sendiri ini sudah meluncurkan 17 produk baru dari 60 tim binaan. Produk-produk ini siap dinikmati khalayak umum ataupun internal Telkom sendiri. Beberapa produk-produk ini bahkan sudah mampu menghasilkan revenue miliaran rupiah.

Hal tersebut seperti diungkapkan Executive General Manager (EGM) Divisi Digital Service Telkom Indonesia, Arief Musta'in, di sela-sela Digital Amoeba Festival 2 di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (28/2) lalu. Arief juga menambahkan, digital Amoeba telah memberikan bukti bahwa dalam pengelolaan inovasi di sebuah korporasi besar, atau bahkan sekelas BUMN yang dianggap kaku bukanlah hal yang mustahil.

"Khususnya bagi Telkom Indonesia dalam menyokong visi besarnya untuk menjadi The King of Digital," ujarnya seperti dalam siaran pers, Selasa (6/3). 

Tidak bisa dipungkiri, dalam era digital yang serba cepat ini, mengelola inovasi adalah sebuah kunci bagi satu perusahaan untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis. Inilah yang menjadi semangat Telkom untuk menggagas program digital Amoeba.

CEO Digital Amoeba, Fauzan Feisal membeberkan salah satu produk hasil digital Amoeba yang menarik adalah Emago. Produk layanan streaming game ini merupakan yang pertama di Tanah Air. Dengan Emago para gamer bisa ngegame tanpa harus membeli perangkat gaming, cukup koneksi internet yang memadai.

photo

Digital Amoeba Telkom.

Emago adalah salah satu contoh produk yang ditunggu-tunggu dan mampu membidik pasar potensial. Dikatakan potensial karena saat ini pasar gamer di Indonesia berada di peringkat ke-16 dunia.

Kemudian ada Arkademy, platform pembelajaran daring untuk para pelajar SMK ini didesain agar siswa-siswi SMK bisa punya kompetensi yang dibutuhkan oleh industri di Indonesia. Saat ini Arkademy sudah digunakan oleh 4096 siswa SMK dan juga diimplementasikan di Telkom Corporate University (Corpu).

Produk-produk rintisan Digital Amoeba ini siap bersinergi dengan Telkom Group maupun pihak eksternal. Sekalipun tak seluruhnya dibuat dalam upaya menggali sumber revenue baru, tapi tidak sedikit juga dari produk ini yang bersifat untuk menekan pengeluaran korporasi secara sistematis. 

"Ke depannya, Telkom berharap semangat pengelolaan inovasi ini dapat disebarkan ke BUMN lain agar siap menghadapi tantangan bisnis ke depannya," kata Fauzan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA