Rabu, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 Pebruari 2018
find us on : 
  Login |  Register
Sabtu , 01 Juli 2017, 03:01 WIB

Tol Cipali Menuju Jakarta-Cikampek Padat Merayap

Red: Teguh Firmansyah
Antara/Dedhez Anggara
Sejumlah kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali (ilustrasi).
Sejumlah kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Arus balik lebaran di jalan Tol Cipularang dan Tol Cikopo Palimanan (Cipali) menuju jalan Tol Jakarta-Cikampek padat merayap pada H+5 Lebaran 2017 atau Jumat malam.

Kepadatan arus terjadi pada titik kilometer 66 jalan Tol Jakarta-Cikampek. Di titik itu terjadi pertemuan arus antara kendaraan yang melintas dari jalan Tol Cipularang dengan kendaraan dari Tol Cipali.

Akibat pertemuan arus itu terjadi antrean kendaraan pemudik yang akan balik ke Jakarta dari dua arah, yakni dari Tol Cipali dan dari Tol Cipularang. Kepadatan arus lalu lintas yang dipicu pertemuan arus itu mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang di jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Petugas di lapangan sempat melakukan sistem contraflow (melawan arus) di jalan Tol Jakarta-Cikampek, dari Kilometer 65, kawasan Dawuan, hingga Kilometer 41 di kawasan Karawang Barat. Selain akibat pertemuan arus lalu lintas, kemacetan di jalan Tol Jakarta Cikampek juga terjadi akibat antrean panjang menjelang rest area.

Kapolres Karawang AKBP Ade Ary Syam Indriadi sebelumnya memprediksi puncak arus balik Lebaran 2017 terjadi pada akhir pekan ini. Itu terjadi karena pegawai negeri sipil dan karyawan mulai masuk kerja pada 3 Juli. Sehingga akhir pekan menjadi puncak arus balik lebaran.

Sistem contraflow itu menjadi salah satu cara mengatasi kepadatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Upaya lainnya, mengalihkan kendaraan untuk keluar gerbang Tol Cikampek, kemudian melintasi jalan Arteri Karawang.

Untuk upaya mengatasi kepadatan arus akibat antrean kendaraan yang hendak ke rest area, petugas melakukan buka-tutup di pintu masuk. Sistem buka-tutup itu disesuaikan dengan kondisi parkir di sekitar tempat peristirahatan.

Sumber : Antara

Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)