Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Menristekdikti Dorong Inovasi PT di Era Disrupsi

Ahad 14 January 2018 20:17 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Ratna Puspita

Menteri Riset, Teknologi,dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

Menteri Riset, Teknologi,dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

Foto: Republika/Iman Firmansyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi mulai berinovasi dan merevitalisasi sistem pembelajaran agar bisa menghasilkan lulusan berkompeten. Apalagi, sekarang ini dunia sedang memasuki era disrupsi, yakni era dengan banyak inovasi, yang tanpa disadari mengganggu atau bahkan menghancurkan sistem lama.

"Kita harus siap dalam menghadapi era disrupsi, yang serba tidak pasti. Teknologi setiap harinya terus dan terus berkembang, kita pun harus bisa mengimbanginya," kata Nasir melalui siaran pers yang diterima Republika, Ahad (14/1).

Dia mengatakan, salah satu ciri era disrupsi terlihat dari penggunaan teknologi informasi. Keberadaan teknologi informasi telah menghapus batas-batas geografi yang memicu munculnya cara-cara baru untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru.

Menurut dia, era disrupsi juga tidak bisa terlihat secara jelas, dan bergerak tanpa disadari melalui pesatnya teknologi. Hal tersebut, Nasir mengatakan, akan mempengaruhi tatanan hidup bahkan mengganti sistem yang ada.

"Inilah yang disebut sebagai era disruptif, dan telah kita rasakan saat-saat ini," tegas Nasir.

Karena itu, dia mendorong agar semua pihak bisa mempersiapkan inovasi yang memiliki aspek perekonomian. Perguruan tinggi juga harus mulai mempersiapkan sarana prasana dan persyaratan lainnya untuk membuka kelas daring atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Dukungan Dana untuk Asian Games 2018

Selasa , 22 May 2018, 20:14 WIB