Selasa, 7 Ramadhan 1439 / 22 Mei 2018

Selasa, 7 Ramadhan 1439 / 22 Mei 2018

Kiat Honda Pertahankan Produk Andalannya

Rabu 14 Februari 2018 08:42 WIB

Red: Hiru Muhammad

Honda BRV di kawah Kamojang, Garut Jawa Barat

Honda BRV di kawah Kamojang, Garut Jawa Barat

Foto: dok hiru muhammad
Konsumen yang terbiasa menggunakan produk Honda pasti sudah paham

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Tak terasa sejak kehadirannya tiga tahun silam, sosok Honda BRV telah mampu memiliki pasar tersendiri. Hal itu tidak terlepas dari terus berkembangkan kebutuhan kendaraan keluarga berkategori low multi purpose vehicle (MPV) maupun sport utility vehicle (SUV) di tanah air.

Saat ini pasar keendaraan di tanah air sekitar 70 persen dikuasai kedua jenis kendaraan keluarga tersebut. Tak mengherankan bila banyak  produsen otomotif meluncurkan produk kendaraan keluarga andalan mereka.

Ditengah ketatnya persaingan kendaraan keluarga khususnya yang mampu mengangkut tujuh penumpang, Honda BRV telah terjual sebanyak 2192 unit sampai akhir tahun lalu. 

Keberhasilan kendaraan yang dikemas dengan model crossover ini tidak terlepas dari strategi Honda prosepect Motor (HPM) dalam merebut pasar kendaraan keluarga yang cukup ketat persaingannya ini. Selain promosi serta fasilitas gratis servis dan suku cadang hingga tiga tahun, HPM juga telah memiliki 167 diler di seluruh Indonesia. 

Selain itu tampilan Honda BRV memang dirancang untuk memenuhi selera konsumen Honda yang membutuhkan model kendaraan seperti itu. Biaya perawatan yang rendah, fasilitas keamanan dan keselamatan canggih, serta kemampuan tenaga mesin yang besar dan hemat bahan bakar.

Hal inilah yang sangat dibutuhkan  konsumen Honda. "Kita harus menjaga konsumen, kalau mereka sudah terbiasa menggunakan Honda pasti sudah paham," kata Marketing and After Sales Service Director PT HPM, Jonfis Fandi, Selasa (13/2) disela kegiatan The Braver Journey.

Pihaknya juga tidak mengkhawatirkan adanya pemain baru dari Cina maupun produk lain di pasaran awal tahun ini yang berpotensi menjadi pesaingnya. Apalagi kandungan komponen lokalnya sudah mencapai 85 persen sehingga harga jualnya cukup bersaing.  "Mobil Cina segmennya beda, tidak menggangu penjualan kita," kata Jonfis. 

Namun pihaknya juga memahami selera pasar yang terus berubah dan menghendaki adanya pembaharuan. Kebutuhan pasar sendiri menurutnya juga beragam. Ada sebagian yang menyukai model luar, namun adapula yang lebih mengutamakan fungsi ataupun fasilitas yang ada di kendaraan.

Pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk merilis Honda BRV terbaru. Kehadiran Honda melalui BRV dan Mobilio selama ini  juga mampu menjawab kebutuhan pasar kendaraan tujuh penumpang di tanah air saat ini. "Kalau model baru belum bisa jawab, kita tunggu saja," katanya. 

Jonfis juga menynggung keberadaan kendaraan jenis hatchback yang juga memiliki pasar tersendiri. Sampai kini penguasan kendaraan jenis ini hanya Toyota dan Honda. Namun, pihaknya yakin dengan mempertahankan ciri khasnya, konsumen setia Honda akan mampu dipertahankan.  

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA