Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

KIJP Gelar Pameran Foto Representasikan Semangat Kebhinekaan

Kamis 25 January 2018 21:21 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Hazliansyah

Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) menggelar pameran foto

Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) menggelar pameran foto

Foto: KIJP
Pameran memamerkan 60 karya foto serta video

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) kembali menggelar pameran foto dan video bertajuk "Nusantara Adalah Kita". Pameran akan berlangsung di Jakarta Creative Hub sejak tanggal 20 hingga 27 Januari 2018 mendatang. Pameran yang memamerkan 60 karya foto tersebut, ditampilkan sebagai representasi semangat kebhinekaan.

Kapten KIJP, Novita Permatasari, mengatakan, pameran ini diselenggarakan untuk mengapresiasi para relawan fotografer dan relawan videografer batch 6 yang berlayar di Kepulauan Seribu, Banten dan Karimunjaya. Semua relawan fotografer dan videografer itulah, selama ini mengabdikan dirinya untuk merekam segala bentuk aktivitas KIJP di sekolah.

"Jadi tema yang kami usung itu bertujuan untuk membuka wacana masyarakat, bahwa anak-anak yang tinggal dan bersekolah di pulau kecil juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama seperti anak bersekolah di tempat lain," ungkap Novita melalui siaran pers kepada Republika.co.id, Kamis (25/1).

Selain itu, lanjut Novita, pengunjung juga dapat menikmati sesi nonton bareng film "Di Atas Genteng" karya Ina Yuliana. Dengan pameran ini, dia berharap pengunjung dapat memperoleh gambaran utuh tentang kehidupan masyarakat pulau.

Sementara itu, Kurator pameran yang juga Chief Biro Foto Internasional di Jakarta, Dita Alangkara, menyebutkan, para dokumenter berhasil mengembalikan makna fotografi, yakni berbagi. Baik itu berbagai cerita, dan utamanya berbagi inspirasi.

Dia menambahkan, senyum ceria anak-anak, keluguan dan kepolosan mereka betul-betul dapat kita rasakan melalui media visual foto.

"Tidak ada street photography dengan kontras tinggi, tidak ada foto kaum urban dalam pocket of lights di jalanan metropolitan dan tidak ada foto-foto sunset indah dengan siluet anak-anak bermain bola. Semuanya mengalir membawa kita ke tempat di mana foto itu di ambil," kata Dita.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA