Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

In Picture: 450 Narapidana Unjuk Kebolehan Seni di TIM

Senin 23 April 2018 23:09 WIB

Rep: Iman Firmansyah, Debbie Sutrisno/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Narapidana didatangkan dari Sabang hingga Papua memamerkan beragam kesenian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 450 narapidana dari 35 lapas dan rutan seluruh Indonesia ikut andil dalam Indonesian Prison Art Festival (IPAFest) 2018 yang digelar 23-24 April di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Selama dua hari penuh, ratusan narapidana yang didatangkan dari Sabang hingga Papua memamerkan beragam kesenian dan hasil karya seperti seni tari, musik, band, kerajinan tangan, lukisan, kuliner.

Puncaknya adalah drama musikal merah putih narapidana dengan tema "Kami Berkarya Maka Kami Ada". Teater tersebut menampilkan 152 narapidana.

Mengusung tema "Bhinneka Tunggal Ika", IPAFest 2018 merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni budaya yang disuguhkan narapidana dari seluruh nusantara. Teater musikal yang disajikan merupakan karya yang menyiratkan makna narapidana tetap warga Indonesia yang cinta merah putih serta memiliki semangat untuk menjadi warga negara yang diakui eksistensinya. Melalui buah karya nyata, narapidana ingin menunjukkan mereka adalah warga negara yang berprestasi dan mampu berkontribusi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber : Republika

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA