Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

8 Pemenang Tender Beras Ajukan Penggunaan Kapal Pengangkut

Ahad 21 January 2018 23:25 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Dwi Murdaningsih

Pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (19/1). Pemerintah bakal mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton guna menambah pasokan beras nasional yang kini hanya tersisa dibawah satu juta ton beras sementara menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB negara seperti Indonesia harus mempunyai cadangan beras nasional berkisar 1,1 juta hingga 1,8 juta ton.

Pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (19/1). Pemerintah bakal mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton guna menambah pasokan beras nasional yang kini hanya tersisa dibawah satu juta ton beras sementara menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB negara seperti Indonesia harus mempunyai cadangan beras nasional berkisar 1,1 juta hingga 1,8 juta ton.

Foto: Sigid Kurniawan/Antara
Baru satu perusahaan asal Vietnam yang sudah mengajukan jenis kapal pengangkut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak delapan perusahaan asing asal Pakistan, Thailand, India dan Vietnam telah memenangkan lelang pengadaan beras yang diadakan oleh Perum Bulog. Direktur Pengadaan Bulog Adrianto Wahyu Adi mengatakan, setelah penetapan tersebut, pemenang tender selanjutnya mengajukan penggunaan kapal pengangkut beras untuk disetujui oleh Bulog.

Menurut dia, hingga kini baru satu perusahaan asal Vietnam yang sudah mengajukan jenis kapal pengangkut yang akan digunakan. "Satu pemasok dari Vietnam menominasi tiga kapal kapasitas 20 ribu-an ton," ujar Adrianto, saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (21/1).

Bulog menargetkan, tujuh perusahaan lain sudah mengajukan penggunaan kapal pengangkut paling lambat pada Selasa (23/1) mendatang.

Adiranto tidak dapat memastikan kapan kapal pertama yang mengangkut beras akan tiba di Indonesia. Sebab, hal itu sangat tergantung pada kapasitas muat pelabuhan dari negara asal serta kapasitas kapal yang digunakan.

"Kami belum bisa tahu pasti kapan kapal pertama sampai. Kami hanya bisa membatasi latest shipment date setiap pemasok," kata dia.

Bulog telah mensyaratkan semua eksportir untuk memasok beras ke Indonesia paling lambat pada 28 Februari mendatang. Selanjutnya, beras impor dijadwalkan akan masuk ke Tanah Air lewat pelabuhan yang ada di Jakarta, Medan dan Batam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES