Saturday, 8 Jumadil Akhir 1439 / 24 February 2018

Saturday, 8 Jumadil Akhir 1439 / 24 February 2018

Pulai Baai Akan Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus

Senin 22 January 2018 04:16 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Dwi Murdaningsih

Buah Kelapa Sawit dan minyak yang dihasilkan (ilustrasi)

Buah Kelapa Sawit dan minyak yang dihasilkan (ilustrasi)

Foto: INHABITAT.COM
Pelabuhan Pulau Baai diyakini menjadi penggerak perekonomian koridor barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Rencana Pemerintah Bengkulu untuk menjadikan Pelabuhan Pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segera terealisasi. Kawasan ini telah didaftarkan pembentukan KEK ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.

Dihadapan Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, Kepala Bagian Perencanaan dan Kerjasama Mardi Santoso dan Kepala Bagian Hukum dan Umum Paulus Ryanto, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dengan didampingi GM PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu Drajat Sulistyo, menyakinkan kepada Dewan KEK bahwa Pelabuhan Pulau Baai dapat menjadi penggerak perekonomian koridor barat dan mampu meningkatkan perekonomian Provinsi Bengkulu.

Rohidin mengungkapkan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Bengkulu bukan hanya berimplikasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Namun, akan menjadi titik strategis bagi perekonomian Indonesia koridor Barat.

"Kami telah simultan melakukan kajian terhadap program strategis yang akan segera dimulai dari kawasan Pelabuhan Pulau Baai. Kawasan ekonomi khusus ini akan menjadi pemicu pertumbuhan perekonomian regional, melalui pengembangan Pelabuhan Pulau Baai," kata Rohidin dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Jakarta, Ahad (21/1).

Rencana pengembangan Pelabuhan Pulau Baai sebagai penggerak perekonomian Indonesia koridor barat, sebagai kawasan industri telah mulai. Dengan melakukan peresmian pembangunan Terminal Curah Cair untuk CPO, dimana komoditas ini menjadi salah satu unggulan di Bengkulu.

Selain pembangunan Terminal Curah cair untk CPO, akan dibangun juga Terminal Curah Kering dan lahan Karantina Hewan di kawan tersebut. Sebagai perusahaan yang memegang peranan penting dalam industri kepelabuhanan, PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu fokus untuk menjadi salah satu pihak utama dalam kemajuan dan perkembangan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

GM PT Pelindo II (persero) Cabang Bengkulu Drajat Sulistyo menambahkanpersero memiliki berbagai pengalaman yang menunjukkan bahwa industri kepelabuhan memegang peranan penting dalam perkembangan dan kemajuan dari suatu daerah.

"Melalui pengembangan yang dilakukan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Bengkulu dengan menjadikan Pelabuhan pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus diharapkan mampu mendukung kemajuan di Provinsi Bengkulu," ucapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES