Jumat, 10 Ramadhan 1439 / 25 Mei 2018

Jumat, 10 Ramadhan 1439 / 25 Mei 2018

Usai Perombakan, Ini Langkah Pertamina dalam Waktu Dekat

Jumat 20 April 2018 20:11 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Teguh Firmansyah

Jajaran Direksi Pertamina yang Baru. Jumat (20/4).

Jajaran Direksi Pertamina yang Baru. Jumat (20/4).

Foto: Republika/Intan Pratiwi
Pertamina akan menjaga pasokan bahan bakar minyak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan ada banyak hal yang akan dilakukan Pertamina pasca Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar tadi siang di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Nicke mengatakan, salah satu yang harus dibereskan dalam waktu dekat adalah menjaga pasokan jelang lebaran. Menurutnya, menjelang lebaran kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat akan meningkat. Terutama saat musim mudik dan arus balik. Apabila, pasokan tidak dijaga kata Nicke hal ini akan berdampak langsung kepada masyakarat.

"Yang pasti ini kan jelang lebaran yah, kita harus jaga pasokan." ujar Nicke di Kementerian ESDM, Jumat (20/4).

Baca juga,  Tanri Abeng Bantah Perombakan Direksi Pertamina karena Kasus.

 

Nicke menjelaskan disatu sisi selain menjaga pasokan jelang lebaran, Pertamina juga perlu segera membuat roadmap program strategis kedepan. Hal ini juga sejalan dengan pembentukan holding migas."Terus beberapa program kita terkait roadmap strategic itu tetap kita jalankan. Holding migas tetap berjalan. Jadi semuanya tetap kita jalankan sesuai rencana," ujar Nicke.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Jumat (20/4), mencopot Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik. Pencopotan dilakukan dengan sejumlah alasan, salah satunya yakni terkait Holding Migas.

Pertamina membutuhkan infrastruktur yang ramping ke depan. Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng membantah jika pencopotan direktur utama menyangkut kebocoran minyak di Balikpapan.

Tanri menjelaskan, keputusan dewan komisaris Pertamina untuk merombak Direksi semata-mata untuk urusan holding migas. BUMN belum menunjuk dirut definitif. Untuk sementara Nicke Widyawati akan menjadi pelaksana tugas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA