Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Semen Indonesia Bangun Sarana Air Bersih di Tiga Desa

Selasa 13 Februari 2018 19:15 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Gita Amanda

Semen Gresik

Semen Gresik

Bantuan berupa fasilitas pompa, pipanisasi, dan tandon air.

REPUBLIKA.CO.ID, REMBANG -- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Semen Gresik membangun fasilitas sarana air bersih untuk masyarakat di tiga desa sekitar pabrik Rembang. Ketiga desa ini meliputi Desa Kajar, Timbrangan dan Desa Ngembel.

Pembangunan infrastruktur air bersih ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Direktur Utama Semen Gresik, Mukhamad Saifudin dan Bupati Rembang Abdul Hafidz, yang dilaksanakan di Dukuh Jatimalang, Desa Kajar, Kecamatan Gunem.

Menurut Mukhamad Saifudin, bantuan fasilitas sarana air bersih yang diberikan perusahaan kepada tiga desa tersebut berupa fasilitas pompa, pipanisasi, dan tandon air. "Secara keseluruhan pembangunan sarana air bersih ini menghabiskan biaya Rp 600 juta," tegasnya, Selasa (13/2).

Ia mengatakan, pembangunan sarana air bersih di tiga desa ini nantinya akan dapat dinikmati oleh 600 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 jiwa. Proses pembangunan dikerjakan mulai hari ini dan ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari ke depan.

Adapun air baku yang akan dialirkan melalui instalasi ini berasal dari sumber air yang sudah ada di Desa Kajar dan Ngembel. Sedangkan, untuk Desa Timbrangan berasal dari sumur bor warga.

Melalui bantuan infrastruktur sarana air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. "Utamanya untuk penyediaan pelayanan dasar masyarakat seperti air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, meningkatkan budaya bersih di masyarakat dan sanitasi lingkungan," ujarnya.

Saifudin juga menambahkan, untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik. Maka nantinya pengelola sarana air bersih tersebut diserahkan kepada masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang sudah terbentuk.

"Dengan pengelolaan ini, maka fasilitas air bersih ini dapat dimanfaatkan untuk pemerataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiga desa ini," tandasnya.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rembang sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan Semen Indonesia. Menurutnya, bantuan ini membuktikan komitmen Semen Indonesia untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang menyadari bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Rembang cukup tinggi. Adanya perusahaan diharapkan dapat menggerakkan potensi ekonomi dan mengurangi kemiskinan. "Saya juga berharap masyarakat Rembang dapat mendukung adanya industri di Kabupaten Rembang," tegasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES