Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

PBNU: Materi yang Dibawakan Ustaz Zulkifli Bukan Dakwah

Kamis 18 Januari 2018 08:32 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani

Kantor Pusat PBNU (ilustrasi)

Kantor Pusat PBNU (ilustrasi)

Foto: mobile.seruu.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus pemanggilan Ustaz ke kantor kepolisian akibat tuduhan materi yang dibawakan mengandung SARA kali ini menimpa Ustaz Zulkifli. Ketua PBNU Sulton Fatoni menilai materi yang disampaikan ustaz Zulkifli bukanlah dakwah.

"Intinya itu bukan dakwah. Kalau diklaim itu sebagai dakwah, menurut saya materi yang seperti itu bukan dakwah," ujar Sulton saat dihubungi Republika, Rabu (17/1).

Sulton menyatakan sudah melihat dan menyaksikan potongan video yang menjadi pemicu pemanggilan Ustaz Zulkifli ke kantor kepolisian. Dari apa yang dia lihat, ia menyatakan bahwa apa yang disampaikan bukanlah termasuk dalam tema dakwah.

Ia mengatakan dakwah ke-Islaman harusnya isinya mengajak seseorang untuk berbuat baik, mengajak untuk lebih tunduk kepada Tuhan, dan lebih hati-hati melaksanakan perintah-perintah Tuhan.

"Dakwah itu isinya untuk mengajak melakukan yang lebih baik. Lebih giat menghindari larangan-larangan Tuhan. Itu dakwah. Di luar itu bukan dakwah," tegas Sulton.

Ustaz Zulkifli dianggap oleh pihak kepolisian menyebarkan ujaran kebencian yang mengandung SARA. Ia dianggap melanggar beberapa pasal diantaranya Pasal 16 Jo Pasal 4 Huruf b Undang-Undang Republik Indonesia nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Ia pun mengingatkan kepada semua ulama ataupun ustaz di Indonesia bahwa baiknya dalam berdakwah atau tausiah menggunakan bahasa yang baik dan santun serta tema-tema yang baik.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES