Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Masjid di Negeri Penakluk

Jumat 02 February 2018 16:03 WIB

Red: Agung Sasongko

Patung ksatria Mongolia dan Genghis Khan di wilayah Inner Mongolia.

Patung ksatria Mongolia dan Genghis Khan di wilayah Inner Mongolia.

Foto: telegraph
Sejak ratusan tahun lalu Islam berkembang di kawasan ini.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Mongolia terkenal sebagai bangsa penakluk sejak ribuan tahun lalu. Salah satu tokoh yang terkenal adalah Jengis Khan. Hingga kini kebesaran nama Jengis Khan masih terpelihara.

Mongolia juga punya hubungan yang dekat dengan Islam. Sejak ratusan tahun lalu  Islam berkembang di kawasan ini.  Jumlah Muslim di Mongolia pun semakin bertambah.

Mereka kebanyakan terkonsentrasi di wilayah  Inner Mongolia. Wilayah ini punya pemerintahan yakni di Hohhot yang jaraknya sekitar 45 menit penerbangan dari Beijing. Wilayahnya dikelilingi oleh pegununungan.

Salah satu bukti  Islam pernah berkembang pesat di Mongolia adalah masjid-masjid tua yang masih tegak berdiri. Umurnya sudah ratusan tahun. Namun, kondisinya sampai saat ini masih terawat. N

Masjid  Besar  Inner Mongolia

Masjid ini merupakan yang paling terkenal di kawasan Inner Mongolia.  Umurnya sudah 450 tahun. Di masjid ini, para pemuda  dididik untuk menjadi imam di  daerahnya sendiri.

photo

Masjid bersejarah di Inner Mongolia dok. Youtube

Dari sisi fisik bangunan,  Masjid Besar Inner Mongolia  tidak seperti layaknya masjid pada umumnya. Arsitekturnya khas Cina.  Di dalamnya terdapat mihrab dan rak-rak buku yang berisi Alquran.

Kini, masjid dikunjungi oleh para turis dari berbagai belahan dunia.  Untuk menghidupi masjid, kaum Muslim setempat memberikan iuran atau sumbangannya.

 

Masjid Selatan Dolon

Masjid  ini terletak di wilayah Dolon yang  berada di bagian tengah daerah otonom Mongolia Dalam.  Wilayah ini merupakan kabupaten yang paling dekat dengan Beijing.

Masjid Selatan Dolon  adalah masjid yang paling awal di kawasan tersebut. Masjid itu dibangun oleh saudagar etnis Hui dan luasnya kira-kira 750 meter persegi. Ruang shalat luasnya 245 meter persegi. N

Masjid Bayan Olgii

Masjid ini  berada di  pusat Tolbo Sum di  Bayan Olgii. Bentuknya khas dan berbeda dari masjid pada umumnya.  Masjid Bayan Olgii tidak terlalu luas.

photo

Masjid Bayan Olgii Mongolia

Masjid yang sudah berusia ratusan tahun  ini masih digunakan untuk kegiatan ibadah sehari-hari.  Turis dari berbagai negara juga kerap mengunjungi masjid tua ini.

Sumber : Islam Digest Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pemprov DKI Jakarta akan Tambah Jalur Sepeda

Selasa , 20 February 2018, 20:09 WIB