Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

DPD RI Imbau Masyarakat Patuhi Wajib Pajak

Jumat 23 March 2018 14:19 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Gita Amanda

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO).

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Membayar pajak merupakan bukti nasionalis dan rasa kebangsaan yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang (OSO) mengimbau agar masyarakat daerah mematuhi keputusan-keputusan nasional termasuk kewajiban membayar pajak demi membangun bangsa. Hal itu disampaikannya pada acara penyerahan laporan SPT tahunan di lobi Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (23/3).

Dalam sambutannya OSO mengatakan bahwa dengan membayar pajak membuktikan bahwa kita adalah anak bangsa yang nasionalis dan mempunyai rasa kebangsaan tinggi. "Kita telah bertekad memakmurkan daerah dan itu bisa terjadi bila kita memenuhi kewajiban membayar pajak. Nantinya uang itu yang akan digunakan untuk kesejahteraan kita. Daerah bisa makmur kalau ada anggaran yang makmur juga," ujar OSO, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (23/3).

Selanjutnya OSO menganjurkan kepada seluruh anggota DPD untuk sosialisasi ke daerah agar masyarakat mau mendaftarkan diri, mengisi SPT dan membayar pajak. Hingga saat ini, OSO menyampaikan sudah 90 persen anggota DPD RI yang telah melakukan pengisian SPT.

"Saya juga bangga dengan anggota-anggota DPD, semoga diikuti oleh anggota parlemen lainnya," kata senator dari Kalimantan Barat ini.

Sementara itu, Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan bahwa penyampaian SPT oleh DPD RI khususnya Ketua DPD RI OSO, yang mengisi SPT dengan metode e-filling menjadi simbol pelaporan pajak yang mudah untuk masyarakat daerah. "Saya senang khususnya DPD yang berasosiasi dengan daerah, semoga bergaung di daerah dan menandakan bahwa pelaporan pajak bukanlah sesuatu yang sulit," kata Robert.

Robert Pakpahan melaporkan data terbaru penyampaian SPT tercatat 7,3 juta PPH orang pribadi yang telah sampai ke kantor pajak. Akhir bulan ini merupakan jatuh tempo penyampaian SPT, sehingga diharapkan 14 juta orang yang akan menyampaikan SPT. Ia menambahkan bahwa tahun ini target penerimaan pajak sebesar RP 1,424 triliun.

Tahun lalu 73 persen dari wajib pajak yang melakukan lapor, sekarang diperkirakan 80 persen pendaftar. "Terima kasih untuk DPD yang memberikan contoh yang baik," tutup Robert.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA