Minggu, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Minggu, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Maria Londa Harapkan Perbaikan Lintasan Lompat Jauh

Ahad 11 Februari 2018 20:58 WIB

Red: Citra Listya Rini

Atlet Indonesia Maria Londa.

Atlet Indonesia Maria Londa.

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Papan tumpu untuk lompat jauh tidak begitu terlihat dari jarak 30 meter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Atlet lompat jauh putri Indonesia Maria Natalia Londa mengharapkan perbaikan lintasan perlombaan lompat jauh dan lompat jangkit di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, menyusul kemungkinan risiko cedera bagi atlet peserta Asian Games.

"Papan tumpu untuk lompat jauh tidak begitu terlihat dari jarak 30 meter. Lebar papan lompatan juga hanya 20 sentimeter yang terlalu kecil untuk telapak kaki kita," kata Maria selepas meraih medali emas dalam Kejuaraan Uji Coba Asian Games di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Ahad (11/2).

Maria dalam kejuaraan uji coba itu meraih medali emas pada nomor lompat jauh putri setelah mengalahkan dua atlet India Neena Varakil dan James Nayana.

Peraih medali emas Asian Games mencatatkan jarak lompatan 6,43 meter atau selisih 0,01 meter dari Neena yang menempati posisi kedua dengan lompatan 6,42 meter. Sedangkan Nayana meraih lompatan 6,16 meter pada posisi ketiga.

Atlet berusia 27 tahun itu menilai bak pasir dalam perlombaan lompat jauh maupun lompat jangkit sudah nyaman meskipun pasir yang digunakan masih kurang halus.

"Ini saya anggap sebagai latihan utama karena saya masih tahapan latihan umum. Saya sudah berbicara dengan pelatih soal situasi angin di lapangan dan kami harus perhitungkan kecepatan angin itu," kata Maria.

Maria berharap atlet-atlet junior atletik Indonesia dapat memiliki kesempatan untuk mengikuti Asian Games menyusul Indonesia sebagai tuan rumah pesta multi-cabang olahraga tertinggi di Asia itu.

"Perlombaan tadi belum ada atlet Cina, Jepang, Korea, atau Filipina yang memang menjadi pesaing saya dalam Asian Games. Saya juga mendengar ada pesaing baru dari Kazakhstan dan Uzbekistan," ujar Maria.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA